Tuesday, October 20, 2009

Pilih Yang Mana?


Logo untuk penerbitan yang akan dibikin tobucil & klabs.. namanya 'pikiran kecil'. Penerbitan ini rencananya akan menerbitkan pemikiran-pemikiran yang terbangun di tobucil. Kenapa logonya aku pilih burung hantu, karena burung hantu kan simbol pengetahuan.  Trus lingkaran bulet itu ceritanya bulan purnama. Burung hantunya juga aku bikin warna-warni, karena pemikiran-pemikiran alternatif itu tidak harus selalu 'murung' dan menyeramkan. Dia bisa sangat akrab dan hangat. Nantikan saja terbitan-terbitan 'pikiran kecil'.

Friday, October 16, 2009

Types Are Fun Exhibition

TautanAda yang tertinggal. Sebelum ke Jogja, tanggal 11 Oktober 2009 yang lalu ada pameran 'Types are Fun' yang diselenggarakan oleh majalah Still Loving Youth UNKL 347. Pameran font kreasi dari anak-anak SD dan beberapa desainer. Tiga crafter dari tobucil ikut juga di pameran ini.

TautanKnitting font karya Palupi (instruktur merajut di Tobucil), sebelahnya Crocheting font karya Dian Rinjani (instruktur merenda/crochet di Tobucil). Dua karya karya yang dibikin dengan teknik berbeda.

A to Z Humori (Humor Origami) karya Moelyana. Origami modular yang dibentuk menjadi huruf-huruf A sampai Z.

Wednesday, October 14, 2009

Masak Memasak Bersama Akum dan Gendis

Program liburan singkat bersama Akum dan Gendis. Pertama adalah membuat Bola-bola coklat. Menu ini sengaja aku pilih biar Gendis yang baru kelas 2 SD bisa dengan mudah membuatnya. Kedua adalah spaghetti corned. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada, aku dan akum berimprovisasi untuk membuat spaghetti yang kami santap untuk makan malam.

Bola-Bola Coklat

Bahan yang dibutuhkan:
1 pak Biskuit marie atau bisa biskuit apapun. Lebih enak yang mengandung susu.
1 bks (220 gr) susu kental manis rasa coklat
1 bks meses coklat warna warni

Caranya:
Hancurkan biskuit bisa dengan memarutnya atau menumbuknya. Tidak perlu terlalu halus.
Taruh di mangkuk. Kemudian siram dengan susu kental manis sampai bercampur dan biskuit bisa di bentuk bulat-bulat seperti bakso. Setelah itu, lumuri bola-bola biskuit ini dengan susu kental manis dan guling-gulingkan di atas meses coklat warna warni. Setelah itu simpan terlebih dahulu di lemari es kurang lebih 15 menit. Setelah itu bola-bola coklat siap di hidangkan. Mudahkan.

Spaghetti Corned

Bahan yang dibutuhkan:
1 pak spaghetti
1 kaleng corned beef
Pasta tomat atau saus spaghetti
bawang putih, bawang bombay (atau bisa salah satu)
garam
merica
minyak goreng / olive oil jika ada

Cara membuatnya:
Panaskan air sampai mendidih dalam panci sedang, kemudian masukan 2 sendok minyak ke dalam air mendidih. Kemudian masukan spaghetti ke dalamnya. Rebus hingga empuk, setelah itu angkat dan tiriskan.

Sausnya: Siapkan wajan, tumis bawang bombay dan bawang putih. Masukan saus spaghetti/ pasta tomat kira-kira 3 sendok makan. Setelah itu masukkan corned dan aduk-aduk bersama saus. Tambahkan merica dan garam secukupnya, aduk sampai matang.

Cara menyajikannya: bisa disajikan secara terpisah. Spaghetti lalu disiram dengan saus cornednya. Atau bisa juga di aduk jadi satu antara spaghetti dan saus cornednya.

Monday, October 12, 2009

Belajar "Simple Sewn Book Binding"

18 Juni 2008, Etsy Class, Gold St 325 Brooklyn

Dari postingan lama di multiply: Ikutan kelas Book Binding dengan metode simple sewn.. aku belum pernah nyobain metode ini sebelumnya... seru aja ..jadi bisa teknik baru dan punya alat-alatnya juga.. meski ada beberapa yang aku lupa beli.. dan kalap liat kertas-kertas bagus.. duhhhh... ga sabar untuk memproduksi diary lagi.. aku jadi inget langganan tukang potong kertas di sudirman...

oya beberapa cara dan step by stepnya bisa di donlot disini: http://www.booklyn.org/education/000240.php
foto lengkapnya bisa dilihat di album flickrku.

Tuesday, October 6, 2009

Nemu Kertas Amy Butler di Cascade Bandung

Sebenernya dah lama di kasih tau kalau di Cascade, salah satu Factory Outlet di Bandung itu, ada perlengkapan scrap booking. Hanya saja, baru kemarin aku menyempatkan diri untuk menengok isinya apa aja. Cukup surprise karena ternyata aku nemu kertasnya Amy Butler di situ. Ga terlalu mahal selembar 30 x 30 cm harganya rp. 7500. Banyak juga kertas-kertas import lain bercorak di situ. Seru, bisa buat variasi kertas kalo bikin diary handmade. Liat kertas-kertas lucu-lucu itu, jadi pengen buru-beru beli printer laser color dan bikin kertas sendiri.

Oya tempat perlengkapan scrap booking ini ada di

Cascade, Lt. 3
Jl. Riau No, 65 Bandung telp. 022 4267707

Barang yang bisa di dapat:
Macam-macam kertas impor bercorak stiker, frame, punch (pembolong kertas) aneka bentuk, album scrap book. Lebih jelas foto2 scrapbook supplies ada di sini.


Monday, October 5, 2009

Tobucil's Handmade Corner


Nah. Ini adalah cita-citaku yang akhirnya kesampean: bikin sudut untuk mendisplay barang-barang handmade kreasiku dan orang-orang yang menitipkan barang buatannya sendiri di tobucil.

Dengan pindahnya meja kerjaku ke ruang benang, tobucil jadi punya sudut tambahan untuk mendisplay. Sempet kepikiran untuk bikin rak seperti rak buku yang di pake tobucil sekarang, tapi bikinnya agak repot karena harus mengandalkan orang lain yang belum tentu bisa sesuai dengan keinginan.

Akhirnya aku memutuskan memakai rak dari Ace Hardware. Gampang masangnya dan sangat-sangat fleksibel. Untuk 5 rak dan besi-besi penyangganya, menghabiskan budget rp. 320rb.. Lumayankan ga terlalu mahal. Aku masang dibantu Moel.

Corner ini memang masih terus di tata.. dan yang paling penting menunggu untuk di isi barang baru juga...

Ayo-ayo siapa yang punya barang, boleh titip jual di tobucil loh.. konsinyasi aja 20 % dari setiap barang yang terjual. Di tunggu ya... :)


Joni K is Back

Berita menyenangkan datang di pagi hari. Sony Service yang di jalan Soekarno Hatta, telpon aku, ngasih tau kalo si Joni K (kamera Sony Cybershot DSCH-10) ku saudah selesai diperbaiki. Senanggggggg!!!!!! setelah berbulan-bulan rusak dan ga bisa dipake, akhirnya si Joni K bisa di pake lagi.. biaya perbaikannya juga ga mahal, 150 rb. Aku sempet hopeless dan hampir-hampir memutuskan membeli kamera baru yang speknya di bawah Joni K (karena mahal), karena tempat service Sony yang di jalan Gatot Subroto Bandung, tidak memecahkan masalahku sama sekali. Malah nyuruh aku ganti lensa harganya 2.5 jt (yang bener aja!!!). Waktu itu aku ga tau kalo di Jl. Soekarno Hatta juga ternyata ada Service Sony. Baru tau pas sebelum lebaran, buka-buka website Sony Indonesia yang sudah di update dengan produk2 baru dan daftar alamat service juga. Akhirnya Joni K bisa sembuh kembali... :)

Joni K itu kamera kesayanganku dan bersejarah, karena aku beli dia untuk motret konsernya Pearl Jam di Madison Square Garden, Juni 2008 yang lalu. Zoomnya bisa sampai 20x dan hasinya juga cukup memuaskan. Selain itu, si Joni K ukurannya pas dan hasilnya lumayan banget. Di Sembakung aku motret bulan purnama dan pelangi dengan hasil yang oke banget.

Joni K, senangnya hatiku bisa membekukan moment bersamamu.. jadi semangat foto-foto lagi.. Oya, gadgetku itu aku kasih nama Joni semuanya. Ada Joni i alias ibook G4ku yang yang umurnya bentar lagi 5 tahun dan selalu setia menemaniku. Meski sudah ganti batere 3 kali dan charger 2 kali. Joni i masih sangat bisa memenuhi kebutuhanku. Emang aku bercita-cita beli imac untuk kepentingan desain biar lebih besar juga layarnya dan si joni i kerjanya jadi ga terlalu berat juga. Ada juga Joni F, alias Joni Flashdisk heheheheh... 4 giga lumayan lah buat mindah-mindahin hasil bajakan lagu.

Horeee The Joni's trio bersatu lagi.. :)
Oya, foto-foto hasil jepretan Joni K bisa di ihat di album flikrku

Wednesday, September 30, 2009

Fotoku di Schmap New York Guide


TautanWow... ! senengnya. Tiba-tiba aku di kontak oleh managing editornya Schmap Guides, Emma J. William dan bilang bahwa fotoku terpilih untuk masuk di Schmap Guide halaman New York sebagai ilustrasi acara tahunan NYC, Museum Mile Festival. Seneng aja fotoku ada yang mengapresiasi heheheh.. meski ga ada honornya loh. Emma menemukan fotoku itu di album Museum Mile Festival yang aku upload di album flickrku. Padahal foto ini, foto Museum Mile Festival tahun 2008.

Foto ini aku ambil dengan asal jepret di Rococo Copperhewit National Design Museum Manhattan, NYC. Waktu itu begitu banyak orang, jadi aku hanya punya kesempatan sebentar berdiri di tangga dan maen jeprat-jepret aja untuk mengcapture suasananya. Eh, justru yang ga sengaja ini yang malah memberi kejutan.

Pojok Baru Meja Kerjaku


Masih inget meja kerjaku yang 'papuket' ? Nah, puasa kemaren aku kepikiran untuk memindahkan ruang kerjaku ini, sehubungan dengan rencana tobucil bikin 'handmade corner' di pojokan meja kerjaku dulu. Rencana ini baru terealisasi senin kemarin, hari pertama bekerja kembali di tobucil. Aku memindahkan meja kerjaku ini ke ruang benang dan stok tobucil. Setengah ruangan yang selama ini biasa di pakai untuk menyimpan meja tv tobucil, aku tata lagi dengan lebih efisien biar mejaku bisa bersebelahan dengan meja tv. Lumayan, aku suka pojok kerjaku yang sekarang. Kerasa lebih lega dan ga papuket kaya sebelumnya. Selain itu, mejaku lebih terjaga privasinya karena ga akan keganggu sama konsumen yang liat-liat benang.

Lebih jelasnya foto-fotonya ada di album flickrku.

Kartu-kartu Cantik di Hari Raya


Oya di hari raya ini, aku dapet kiriman kartu cantik buatan teman-temanku sendiri. Satu dari Mei (bergambar batik) dan satu lagi dari Ojan (kartu pos). Aku seneng banget nerimanya.. thanks ya rasanya udah lama banget ga dapet kiriman kartu bercap pos.. jadi semangat berkirim-kirim post card.. siapa tertarik kita korespondensi lewat postcard yuk...

Monday, September 28, 2009

Handbag Payet Pertama

Salah satu yang kutemukan di lemariku adalah handbag berhias payet ini. Handbag yang kubikin dalam rangka mau ke undangan kawinan sodaraku trus sadar kalo aku ga punya tas kecil buat ke undangan kalo ga salah tahun 2005 aku bikinnya. Manyetinnya juga asal banget hanya memanfaatkan payet dan manik-manik yang ada dan ngikutin corak bunga yang udah ada di kainnya. Lumayan juga sih, sampai sekarang masih tersimpan dengan baik dan masih cukup layak untuk di pakai ke undangan. Oya kain yang kupakai untuk tas ini adalah sejenis kain sutra dari selendang cina bekas gitu yang aku dapet di pasar baju-baju handmadebekas di tegalega dulu. Lumayan sih dengan sedikit sentuhan jadi tampil beda..

Wedding Sampler

Seminggu di rumah, bikin aku bongkar-bongkar apa yang ada di rumah dan aku menemukan ini. Wedding sampler yang seharusnya untuk hadiah pernikahan temenku: Nihil Pakuril dan Reri Marina. Tapi waktu itu, weeding sampler ini belum selesai. Akhirnya malah ga jadi buat hadiah mereka. Aku bikin wedding sampler cross stitch ini tahun 2001 jadi udah 8 tahun yang lalu.. :P aku kirim aja deh nanti di ulang tahun pernikahannya Nihil.. biar telat asal ngado.. tapi kalo yang ini aku telatnya udah kelewatan..

Sunday, September 27, 2009

Keranjang Renda

Berhubung rencana berlibur ke Jawa Timur batal (karena Rama sakit dan setelah dia sembuh giliran aku yang sakit). Akhirnya seminggu di rumah diisi dengan merenda. Dengan memanfaatkan benang-benang mambo simpanan yang cuma segulung-segulung gitu, aku penasaran nyobain bikin keranjang-keranjang kecil yang hanya membutuhkan satu gulung benang saja. Aku pake jarum crochet/hakken no. 10 buat merajut ini. Sepertinya juga, untuk membuat keranjangnya lebih kaku dan kuat, dalemnya mesti di lapis kain yang juga dilapisi kain keras. Jadi ketika di pake, keranjangnya ga 'mleyat-mleyot' alias lebih ngebentuk. Lumayan sih, keranjang-keranjang kecil ini bisa bikin meja jadi lebih rapi dan terorganisir karena barang-barang kecil jadinya ga berserakan di meja.

'Needlecraft' Oleh-Oleh Dari Cik Rani

Tak ada yang menyenangkan selain hadiah dari sahabat yang sangat mengerti hobi kesukaanku. Beberapa hari setelah lebaran, aku dan cik rani janjian ketemu makan mie dan surprise... cicik kasih aku hadiah sebuah buku 'Needlecraft' ini.. duh senengnya... makasih ya cik..

Buku ini berisi 65 teknik kerajinan tangan yang kerjakan oleh jarum.. dari mulai menyulam sampai merajut. Variasinya juga cukup lumayan terutama dalam ngemix bahan baku dan menggabung-gabungkan teknik2 yang berbeda, misalnya crochet digabung sama sulaman. Seru.. mengingat aku lagi sangat tertarik sama sulam menyulam karena ngerjain vanity projectnya tanto.. buku ini menambah semangat dan inspirasi.

Saturday, September 19, 2009

Granny Bag

Libur lebaran ini, niatnya memang menyelesaikan proyek-proyek rajutan yang terlunta-lunta nasibnya.. :D salah satunya adalah tas ini. Niatnya mau bikin tote bag tapi udah keburu males. Akhirnya aku bikin 'granny bag' aja dengan menambahkan gagang kayu. Di kerjakan dengan teknik crochet dengan menggunakan jarum no. 10 dan benang rami wool yang agak kasar. Benangnya ga habis banyak kok 3 gulung saja. Dua gulung yang warna hijau dan satu gulung yang warna kuning emas. Lumayan lah buat tempat mukena buat sholat Ied Besok.. :)